Ciri-ciri Sifat Riya' · Uncategorized

Ciri-ciri dan Cara Menghindari Sifat Riya’

Ciri-Ciri Riya

Riya merupakan penyakit hati yang tidak dapat dilihat oleh penglihatan. Meskipun demikian, orang yang memiliki sifat riya dapat dilihat dari ciri-cirinya. Di antara ciri-ciri sifat riya sebagai berikut.

  1. Merasa senang dan ringan dalam melaksanakan ibadah jika dilihat orang lain.
  2. Merasa senang jika perbuatannya mendapat pujian dari orang lain.
  3. Ada perubahan sikap, gaya bicara, dan penampilan jika berhadapan dengan penguasa.

Berhati-hatilah jika salah satu ciri riya yang telah disebutkan terdapat dalam diri. Jika salah satu ciri riya terdapat dalam diri, benahi niat bahwa ibadah yang kita lakukan hanya untuk Allah Swt. semata. Perbaiki niat jika rasa senang telah terasa ketika perbuatan yang kita lakukan mendapat pujian orang lain.

inilah 4 Cara Menghindari Perilaku Riya:

Riya bukanlah penyakit yang tidak dapat diobati. Riya dapat dihilangkan sedikit demi sedikit dan dihindari dengan cara melakukan hal-hal berikut.

  1. Menghilangkan Sebab-Sebab Riya

Seseorang berbuat riya disebabkan oleh hal-hal tertentu. Untuk menghilangkan dan menghindari riya, penyebab riya harus dihilangkan. Jika penyebab riya tidak dihilangkan, riya tidak akan pernah hilang dari dalam hati. Membiarkan penyebab riya bersarang dalam hati sama dengan membiarkan riya tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, seseorang yang ingin menghilangkan riya dari hati harus menghilangkan penyebabnya. Jika sebab-sebab riya telah hilang, perilaku riya akan hilang dengan sendirinya. (Sa’id Hawwa. 2006. Halaman 209)

  1. Mengikhlaskan Ibadah untuk Allah Swt Semata

Manusia dikaruniai Allah Swt. nikmat yang berlimpah. Hidup dan kehidupan merupakan karunia yang tidak ternilai harganya. Oleh karena itu, pantaslah jika manusia melaksanakan ibadah kepada Allah Swt. sebagai wujud rasa syukur atas karunia dan nikmat-Nya. Ibadah harus dilaksanakan dengan ikhlas hanya untuk Allah Swt. semata. Hidup, mati, dan ibadah hanya untuk Allah Swt., zat yang mengaruniakan hidup dan kehidupan. Ibadah yang dilakukan dengan ikhlas akan menhindarkan diri dari Riya.

4 Cara Menghindari Perilaku Riya

  1. Berusaha Melawan Bisikan Setan

Seseorang yang melaksanakan ibadah harus berusaha untuk melawan bisikan setan. Setan selalu mengajak manusia untuk berbuat buruk, termasuk riya. Bisikan setan harus terus-menerus dilawan karena mereka tidak berhenti menggoda sekejap pun. Jangan sekalikali menuruti ajakan setan sebab ia akan menyengsarakan manusia baik di dunia maupun di akhirat. Jika setan telah mengajak untuk berbuat riya, kita harus segera memperbaiki niat dan mengembalikannya hanya untuk Allah Swt. semata.

  1. Menyadari bahwa Hanya Allah Swt. yang Memberi Balasan

Setiap amal manusia akan mendapat balasan yang sesuai. Amal kebajikan akan mendapat balasan yang baik. Amal buruk akan mendapat balasan buruk pula. Kesadaran bahwa hanya Allah Swt. yang dapat memberi balasan merupakan cara menghilangkan dan menghindari riya dari hati. Manusia tidak akan mampu memberi balasan terhadap amal yang dilaksanakan oleh sesamanya. Hanya Allah Swt. yang mampu memberi balasan terhadap amal perbuatan makhluk-Nya.

Advertisements